Bagi anda yang suka menggunakan internet untuk download file pasti sudah tidak
asing lagi dengan software yang satu ini yaitu Utorrent. Ya utorrent adalah
software yang bisa anda gunakan untuk mendownload file seperti IDM. Akan tetapi
jika anda menggunakan software utorrent anda hanya bisa mendownload file jenis
utorrent saja.
Tutorial Sudah
Kadaluarsa ..!!
Kadaluarsa ..!!
Ini sangat berbeda denga IDM yang bisa mendownload file apa saja. Akan tetapi
utorrent sendiri memiliki kelebihan yaitu pada kecepatannya yang sangat bagus. Sistem
yang di gunakan utorrent ini yaitu system “ peer to peer “ yaitu mendownload
file pada satu jaringan.
Contoh lebih sederhananya saja yaitu apabila disuatu ruangan sekolah ada 10
komputer yang memiliki file A dan anda mendownload file A tersebut maka
komputer yang lain mentranfer file A tersebut ke komputer anda. Jadi bisa
dibilang saling sharing file antara komputer yang satu dengan komputer yang
lainnya.
Biasanya kecepatan utorrent ini dipengaruhi dengan banyaknya orang yang
mendownload file A dari pada orang yang sudah selesai mendownload file A. Nah
yang ini bisa diperumpamaan ketika anda sedang asik menggunakan internet gratis
wi-fi. Kecepatan internet anda akan berkurang seiring bertambahnya pengguna
internet pada satu jaringan. Akan tetapi ketika banyak orang-orang yang
mematikan laptop mereka atau sudah tidak terhubung ke internet wi-fi pada
jaringan anda, maka kecepatan wi-fi anda akan bertambah. Kira-kira seperti itu
ilustrasinya.
Nah ketika banyak yang mendownload ini yagn jadi masalah. Secara otomatis
kecepatan download anda semakin kecil dan membuat anda ketiduran gara-gara
menunggu hasil download-an anda tidak kunjung selesai juga. Untuk mempercepat
proses download utorrent agar lebih mantap dan lebih joss anda bisa mengikuti
tutorial dibawah ini.
Cara Setting Utorrent Agar Lebih Cepat
1. Pertama-tama anda buka aplikasi Utorrentnya terlebih dahulu.
2. Setelah itu akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini.
3. Silahkan anda lihat pada bagian “ tracker ”, lalu pada kota merah dibawah
itu silahkan anda klik add tracker.
4. Selanjutnya pastekan tracker dibawah ini pada kolom tersebut.
udp://exodus.1337x.org/announce
udp://tracker.openbittorrent.com/announce
udp://tracker.istole.it:80/announce
udp://genesis.1337x.org:1337/announce
udp://tracker.publicbt.com/announce
udp://tracker.irc.su:80/announce
udp://tracker.openbittorrent.com:80/announce
udp://tracker.publicbt.com:80/announce
udp://tracker2.istole.it:80/announce
udp://genesis.1337x.org:80/announce
5. Lalu masuk menu Option => Preferences.
Silahkan lihat gambar dibawah ini untuk lebih jelasnya.
5. Lalu masuk menu Option => Preferences.
Silahkan lihat gambar dibawah ini untuk lebih jelasnya.
Global maximum number of connections = 2329
Maximum number of connected peers per torrent = 1890
Number of upload slots per torrent = 14
7. Lalu klik pada “ advanced ”.
8. Silahkan ganti seperti dibawah ini dengan cara mengklik 2 kali pada tipa
nama yang akan diganti.
bt.allow_same_ip -> true
bt.enable_tracker
-> true
bt.send_have_to_seed
-> false
dht.rate
-> 2
gui.bypass_search_redirect
-> true
gui.delete_to_trash
-> false
ipfilter.enable
-> false
net.max_halfopen
-> 66
net.outgoing_max_port
-> 50
net.wsaevents
-> 150
peer.disconnect.inactive_interval
-> 900
rss.Update_interval
-> 209. Dan klik Ok/Apply
Terimakasih sudah membaca, pasti bermanfaat . . . !
Tag :


